Berdasarkan perkiraan yang disampaikan Presiden Bank Dunia Ajay Banga, negara-negara berkembang hanya akan menciptakan sekitar 400 juta pekerjaan dalam periode yang sama. Kelima sektor yang dibahas tidak hanya diarahkan untuk menarik pekerjaan dari negara maju, tetapi juga membangun pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi ekonomi lokal. “Kelima sektor itu penting untuk menumbuhkan lapangan kerja, dan semuanya tidak bergantung pada pemindahan pekerjaan dari negara maju ke negara berkembang,” kata Banga dalam diskusi tersebut. Sektor-sektor itu berkaitan pula dengan pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas kesempatan kerja. Infrastruktur—jalan, jembatan, bandara, jaringan digital, pasokan listrik, dan layanan air—membutuhkan tenaga kerja serta mendukung kegiatan usaha. Banga juga memasukkan pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari infrastruktur, termasuk pendidikan dan pelatihan keterampilan. Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam menyoroti potensi pekerjaan dari investasi energi dan menyebut energi terbarukan dapat menghasilkan tiga kali lebih banyak pekerjaan dibandingkan energi fosil untuk setiap investasi 1 miliar dollar AS.