Prasasti Center for Policy Studies mengidentifikasi 13 juta unit usaha di Indonesia sebagai usaha tertinggal atau lagging. Jumlah itu hampir separuh dari 26,4 juta perusahaan nonpertanian, dan 99% kelompok usaha tersebut merupakan usaha mikro dan kecil. Research Director Adi Nugroho menyebut banyak pelaku usaha dalam kelompok ini bersifat survivalist: mereka berusaha karena terbatasnya kesempatan kerja formal dan memusatkan perhatian pada kebutuhan harian, bukan ekspansi jangka panjang. Pedagang asongan dan penjual bakso keliling menjadi contoh yang ia sebutkan. Adi mengatakan aspirasi untuk membesarkan usaha tidak selalu ada atau kuat pada kelompok tersebut. Karena itu, ia menilai intervensi pemerintah perlu disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan pelaku usaha, bukan memaksa semua UMKM untuk meningkatkan skala bisnis. Ia juga menekankan pentingnya membuka peluang kerja yang sesuai bagi mereka.
13 Juta Usaha di RI Cuma Mode Bertahan Hidup
Prasasti Center for Policy Studies mengidentifikasi sekitar 13 juta unit usaha tertinggal di Indonesia, hampir separuh dari 26,4 juta perusahaan nonpertanian. Sebanyak 99% di antaranya merupakan usaha mikro dan kecil yang banyak beroperasi untuk memenuhi kebutuhan harian.
Diperbarui:

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
Transaksi Kliring Komoditas KBI Melonjak 109,4%
PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI mencatatkan pertumbuhan volume transaksi perdagangan berjangka komoditi yang dikliringkan sebesar 109,4% secara tahunan hingga September 2026. KBI menyebut kenaikan itu mencerminkan peningkatan aktivitas perdagangan dan kepercayaan pelaku pasar terhadap layanan kliringnya.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 17 Okt 2026, 23.35 WIB
0Transfer ke Daerah Tersalurkan Rp599,2 Triliun hingga September 2026
Pemerintah telah menyalurkan Rp599,2 triliun untuk transfer ke daerah hingga September 2026, setara 82,4% dari alokasi Rp727,2 triliun. Alokasi tersebut dinaikkan dari pagu awal Rp693 triliun untuk menangani bencana dan kekurangan anggaran daerah.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 17 Okt 2026, 23.33 WIB
0James Robinson: Tak Ada Resep Tunggal untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%
Ekonom James A. Robinson menilai Indonesia tidak bisa bergantung pada satu model pembangunan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8%. Strategi negara lain dapat menjadi pembelajaran, tetapi perlu disesuaikan dengan peluang, kondisi domestik, dan institusi Indonesia.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 17 Okt 2026, 23.33 WIB
