Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Senin (26/10/2026), didorong reli saham semikonduktor setelah Anthropic, salah satu perusahaan AI, mengumumkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Mengutip CNBC internasional pada Selasa (27/10/2026), Dow Jones Industrial Average naik 146,42 poin atau 0,28 persen ke level 52.361,58. Indeks S&P 500 menguat 0,7 persen menjadi 7.676,77, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 0,82 persen ke posisi 26.169,38. Saham-saham produsen cip dan perusahaan AI menguat setelah Anthropic resmi mengajukan dokumen IPO kepada otoritas terkait. Investor berharap langkah perusahaan pengembang chatbot Claude itu kembali mendorong pertumbuhan sektor teknologi yang belakangan kehilangan momentum. Anthropic melaporkan pendapatan 16,29 miliar dollar AS selama enam bulan yang berakhir pada Juni 2026. Angkanya melonjak 1.304 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, 1,16 miliar dollar AS. Perusahaan berencana mencatatkan sahamnya di bursa Nasdaq dengan kode saham ANT. Sentimen positif juga datang dari sejumlah pengumuman investasi AI lainnya. Meta Platforms pada Senin menyatakan bakal menghimpun dana 95 miliar dollar AS untuk mendukung investasi AI perusahaan. Lebih jauh, CEO SpaceX Elon Musk mengatakan pada akhir pekan lalu bahwa perusahaan peluncuran roket dan satelit telah menyelesaikan kesepakatan utang 40 miliar dollar AS untuk membiayai pembelian cip AI. Saham-saham semikonduktor pun menguat. Exchange-traded fund (ETF) iShares Semiconductor ETF (SOXX) melonjak hampir 3 persen. Saham Nvidia naik 2,4 persen, Micron Technology menguat 3 persen, Broadcom bertambah 2,3 persen, sedangkan Advanced Micro Devices (AMD) menguat 2,8 persen. Kepala Strategi Pasar Freedom Capital Markets, Jay Woods menilai pengajuan IPO Anthropic sebagai katalis positif yang dibutuhkan pasar untuk memulihkan kepercayaan investor terhadap sektor teknologi. “Pasar membutuhkan ini, sama seperti pasar membutuhkan SpaceX,” ujar Woods merujuk pada langkah Anthropic. Menurutnya, rencana IPO meningkatkan kepercayaan investor dan menarik peminat. Dalam beberapa pekan terakhir, saham-saham teknologi tertekan akibat meningkatnya kekhawatiran lonjakan belanja pembangunan pusat data tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang.