JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mendorong penguatan peran keuangan syariah sebagai instrumen pendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan ekonomi global. Wakil Direktur Utama Bank BSN Arga M Nugraha mengatakan, pengembangan keuangan syariah perlu diikuti transformasi model pembiayaan, pengukuran dampak pembiayaan, serta penguatan kolaborasi lintas negara. Hal tersebut disampaikan Arga dalam forum internasional bertema Keuangan Syariah: Dari Ketahanan Krisis menuju Pembiayaan Transisi yang digelar di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2026 di Bangkok, Thailand, Rabu (14/10/2026). Forum tersebut diselenggarakan oleh Islamic Bank of Thailand (ibank) bersama International Islamic Economics and Finance Conference for Sustainable Development (IFESDC).
Sukuk hingga Mudharabah Berpotensi Danai Energi Terbarukan
Bank Syariah Nasional mendorong keuangan syariah sebagai instrumen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan ekonomi global. Wakil Direktur Utama Arga M Nugraha menyebut perlunya transformasi model pembiayaan, pengukuran dampak, dan kolaborasi lintas negara.
Diperbarui:
/data/photo/2023/10/10/6524d0fa80039.jpg)
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Cara Cek Bansos KTP Oktober 2026, Cukup Masukkan NIK untuk Lihat Penerima
Pengecekan status penerima bansos Oktober 2026 dapat dilakukan secara daring menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Data yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Gaji PNS, Ekonom Soroti Keamanan Sistem
Ekonom Rahma Gafmi menyoroti rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penyalur gaji dan pensiun PNS. Ia meminta pemerintah memperjelas tujuan kebijakan serta memastikan infrastruktur, tata kelola, dan keamanan sistemnya.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Cerita Bos Kawan Lama Pilih AZKO dan Tinggalkan ACE Hardware
CEO ruparupa sekaligus Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Teresa Wibowo menceritakan keputusan Kawan Lama Group mengakhiri kerja sama waralaba ACE Hardware dan mengembangkan merek sendiri, AZKO. Pertimbangannya mencakup persyaratan kerja sama dan strategi jangka panjang perusahaan.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
