Visa, perusahaan pembayaran asal AS, mendapat persetujuan bank sentral China untuk mempersiapkan pendirian lembaga kliring kartu bank domestik. Persetujuan ini membuka jalan memasuki pasar pembayaran China, tetapi Visa belum dapat langsung menjalankan bisnisnya. Perusahaan harus menyelesaikan tahap persiapan dalam waktu satu tahun dan mengajukan izin operasional kepada regulator. People's Bank of China menerbitkan persetujuan administratif kepada Visa Information Technology (Beijing) Co Ltd, entitas bermodal asing yang didirikan Visa di China. CEO Visa Ryan McInerney menyebut persetujuan tersebut sebagai langkah maju bagi komitmen jangka panjang perusahaan di China. Setelah tahap persiapan, PBOC bersama regulator perbankan utama China akan meninjau permohonan izin usaha kliring kartu bank. Persetujuan diberikan setelah pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di China pada awal tahun ini, yang turut dihadiri CEO perusahaan AS termasuk Visa dan Mastercard. Pasar China selama ini didominasi China UnionPay, perusahaan yang dikendalikan negara. Visa berharap dapat memasuki pasar dengan kepemilikan penuh atas entitas usaha yang akan dibentuk, menurut sumber yang dikutip Reuters. George Chen dari The Asia Group menilai persetujuan tersebut dapat menjadi sinyal positif bagi hubungan AS-China.