Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah tipis pada Rabu, 14 Oktober 2026. Data Doo Financial Futures pukul 09.05 WIB menunjukkan rupiah terkoreksi 12 poin atau 0,07% ke Rp17.912 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya. Pelaku pasar menunggu rilis CPI dan PPI Amerika Serikat pada malam hari. Pergerakan mata uang Asia beragam. Dolar Taiwan melemah 0,07%, yen Jepang turun 0,04%, baht Thailand turun 0,03%, dan dolar Singapura melemah 0,02%. Rupee India menguat 0,52% dan won Korea Selatan naik 0,39%. Dolar Hong Kong, peso Filipina, dan yuan China terpantau stagnan. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas. Kenaikan harga minyak mentah dunia membayangi mata uang, sementara koreksi indeks dolar AS dan turunnya imbal hasil US Treasury setelah pernyataan dovish pejabat The Fed John Williams dapat meredam tekanan. Ia memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp17.850–Rp17.950 per dolar AS.
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.912 Hari Ini (14/10), Pasar Tunggu Data Inflasi AS
Rupiah melemah 0,07% ke Rp17.912 per dolar AS pada pembukaan Rabu, saat pasar menunggu data CPI dan PPI AS. Pergerakan mata uang Asia beragam; analis memperkirakan rupiah berkonsolidasi di Rp17.850–Rp17.950 per dolar AS.

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Cara Cek Bansos KTP Oktober 2026, Cukup Masukkan NIK untuk Lihat Penerima
Pengecekan status penerima bansos Oktober 2026 dapat dilakukan secara daring menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Data yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Gaji PNS, Ekonom Soroti Keamanan Sistem
Ekonom Rahma Gafmi menyoroti rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penyalur gaji dan pensiun PNS. Ia meminta pemerintah memperjelas tujuan kebijakan serta memastikan infrastruktur, tata kelola, dan keamanan sistemnya.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Cerita Bos Kawan Lama Pilih AZKO dan Tinggalkan ACE Hardware
CEO ruparupa sekaligus Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Teresa Wibowo menceritakan keputusan Kawan Lama Group mengakhiri kerja sama waralaba ACE Hardware dan mengembangkan merek sendiri, AZKO. Pertimbangannya mencakup persyaratan kerja sama dan strategi jangka panjang perusahaan.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
