JAKARTA, Investor.id – Tren ekonomi hijau dan meningkatnya kebutuhan pemenuhan standar perdagangan global membuka peluang bisnis bagi PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU). Perusahaan jasa pengujian, inspeksi, sertifikasi, verifikasi, dan assurance itu berpotensi memperkuat perannya dalam mendukung daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Komisaris Utama Mutuagung Lestari (MUTU) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, sertifikasi menjadi salah satu faktor penting bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar ekspor. Persyaratan perdagangan internasional mencakup berbagai aspek, mulai dari sertifikasi halal dan keamanan pangan hingga standar lingkungan. “Produk Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh kualitas yang terjaga dan sertifikasi yang sesuai dengan standar pasar tujuan,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026). Menurut dia, pemenuhan standar dapat meningkatkan kepercayaan pembeli sekaligus memperbesar peluang produk nasional menembus pasar internasional. Kondisi tersebut turut menempatkan layanan sertifikasi dan assurance sebagai bagian penting dalam rantai perdagangan global. Bagi MUTU, kebutuhan pelaku usaha untuk memenuhi standar pasar dapat menjadi peluang pengembangan bisnis. Perusahaan menyediakan layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, verifikasi, dan assurance bagi berbagai sektor industri, termasuk untuk mendukung pemenuhan persyaratan produk dan proses produksi. Sandiaga menambahkan, daya saing ekspor tidak hanya ditentukan oleh harga dan kualitas produk, tetapi juga kemampuan memenuhi standar yang diminta pasar. “Keberadaan lembaga sertifikasi yang kredibel menjadi bagian penting dalam mendukung produk Indonesia bersaing di tingkat internasional,” katanya. Sejalan dengan perhatian terhadap ekonomi hijau (green economy) dan pekerjaan ramah lingkungan (green job), kebutuhan terhadap standar keberlanjutan juga menjadi aspek yang relevan bagi industri. Pemenuhan standar tersebut dapat membuka ruang bagi penyedia jasa sertifikasi untuk mendukung kesiapan perusahaan menghadapi tuntutan pasar. Meski demikian, besarnya peluang bisnis bagi MUTU akan bergantung pada kemampuan perusahaan mengonversi kebutuhan sertifikasi menjadi permintaan layanan serta pertumbuhan pendapatan.
MUTU Bidik Peluang Bisnis dari Tren Ekonomi Hijau
Tren ekonomi hijau dan meningkatnya kebutuhan standar perdagangan global membuka peluang bisnis bagi PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU). Sandiaga Salahuddin Uno menilai sertifikasi dapat membantu produk Indonesia memenuhi persyaratan pasar ekspor.
Diperbarui:

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
IHSG Anjlok 2,05%, Inflasi AS dan Konflik Timur Tengah Jadi Beban
IHSG merosot 2,05% atau 122,12 poin ke level 5.820,90 hingga pukul 11.33 WIB pada Kamis (15/10/2026). Tekanan dipengaruhi inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan dan ketegangan di Timur Tengah.
Sumber Berita: Kontan
Newsroom · 15 Okt 2026, 18.17 WIB
0Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik
Bank Mandiri meraih penghargaan Grand Champion sebagai BUMN dengan skor layanan tertinggi dan Sector Champion untuk kategori Financial Services dalam Danantara CX100. Penilaian mencakup kemudahan, keandalan, kenyamanan, dan masukan pelanggan.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 15 Okt 2026, 17.21 WIB
0Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Kamis 15 Oktober 2026: Kembali Terpuruk
Harga emas batangan Antam turun Rp13.000 menjadi Rp2.561.000 per gram pada Kamis, 15 Oktober 2026. Harga buyback juga turun Rp13.000 menjadi Rp2.370.000 per gram.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 15 Okt 2026, 17.21 WIB
