JAKARTA, KOMPAS.com - Guru Besar Ilmu Ekonomi Moneter dan Perbankan Universitas Airlangga Rahma Gafmi menyoroti rencana pemerintah yang ingin mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi penyalur gaji dan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS). Ia menilai, pemerintah harus memperjelas terlebih dahulu tujuan KDKMP menyediakan layanan pengambilan gaji PNS. “Tujuannya ini untuk apa gitu harus jelas dulu. Kalau memang tujuannya itu adalah ingin mendongkrak likuiditas dan membesarkan skala ekonomi koperasi supaya koperasi itu mampu bersaing sebagai unit layanan keuangan di masyarakat luas, tidak seperti itu gitu,” ungkap dia ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (15/10/2026). Rahma menilai, kebijakan tersebut masih abu-abu sehingga para PNS dan pensiunan berpotensi menjadi korban yang dirugikan. Sebab selama ini, penyaluran hak keuangan ASN dan pensiunan sudah tertata rapi dan terintegrasi melalui perbankan modern, seperti Himbara atau Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan PT Tabungan Pensiun (Taspen). “Tiba-tiba dihadapkan pada gagasan pengalihan ke koperasi desa yang tidak jelas infrastrukturnya, tata kelolanya, dan juga sistem keamanannya. Ini kan masih meraba-raba hemat saya ini kebijakan konyol,” sambung dia. Pemerintah diminta untuk fokus terhadap tujuan awal pembangunan Koperasi Desa tersebut. Jika memang tujuannya untuk membuat masyarakat sejahtera, pemerintah harus mendorong agar investasi bisa tumbuh lewat pembangunan Koperasi Desa. Diberitakan sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut gaji ASN akan disalurkan lewat koperasi. “Kemarin kami juga membicarakan tentang bagaimana Kementerian Keuangan akan memastikan koperasi bisa menjadi unit layanan jasa pembayar gaji pegawai negeri dan pensiun,” ucap Ferry dalam Diskusi Publik Pra Kongres Nasional SI ke-42 di Jakarta, Senin (5/10/2026). Hal tersebut pun menuai pro dan kontra di tengah masyarakat, sampai akhirnya Kementerian Koperasi memberikan klarifikasi. Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi menegaskan, penyaluran gaji dan pensiunan ASN lewat koperasi bukan semata-mata pemerintah ingin menggeser peran Bank Pembangunan Daerah (BPD). Namun, KDKMP bisa menjadi salah satu pilihan untuk para ASN yang ingin mengambil gaji atau pensiunannya, selain bank. “Kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang sehat, di mana semua pihak bisa tumbuh bersama dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar Ahmad.
Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Gaji PNS, Ekonom Soroti Keamanan Sistem
Ekonom Rahma Gafmi menyoroti rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penyalur gaji dan pensiun PNS. Ia meminta pemerintah memperjelas tujuan kebijakan serta memastikan infrastruktur, tata kelola, dan keamanan sistemnya.
Diperbarui:
/data/photo/2026/10/14/6acf9475dd3ec.jpeg)
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Cara Cek Bansos KTP Oktober 2026, Cukup Masukkan NIK untuk Lihat Penerima
Pengecekan status penerima bansos Oktober 2026 dapat dilakukan secara daring menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Data yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Cerita Bos Kawan Lama Pilih AZKO dan Tinggalkan ACE Hardware
CEO ruparupa sekaligus Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Teresa Wibowo menceritakan keputusan Kawan Lama Group mengakhiri kerja sama waralaba ACE Hardware dan mengembangkan merek sendiri, AZKO. Pertimbangannya mencakup persyaratan kerja sama dan strategi jangka panjang perusahaan.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Tower Ketujuh Sky House BSD+ Dibangun, Harga Unit Mulai Rp 400 Juta
Sky House BSD+ memulai pembangunan Tower Esplanade di BSD City, Tangerang, pada 13 Oktober 2026. Tower ketujuh itu menawarkan sejumlah tipe hunian dengan harga mulai sekitar Rp 400 juta.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
