PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengakuisisi 100% saham Mount Margaret Mining Pty Ltd, perusahaan tambang asal Australia, senilai US$ 22,01 juta pada 23 Oktober 2026. Akuisisi dilakukan melalui anak usahanya, Bumi Resources Australia Pty Ltd. Direktur BUMI R.A. Sri Dharmayanti menyebut transaksi tersebut sebagai langkah strategis untuk diversifikasi di luar batu bara dan dinilai dapat memberi nilai tambah bagi pemegang saham. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan Mount Margaret memiliki potensi sumber daya tembaga dan emas. Data yang dipublikasikan sebelumnya menyebut sumber daya sekitar 13 juta ton bijih, dengan kadar tembaga rata-rata 0,78% dan emas 0,24 gram per ton. Sumber daya mineral itu belum tentu merupakan cadangan yang terbukti ekonomis untuk ditambang. Kontribusi terhadap pendapatan dan laba masih bergantung pada kajian kelayakan, investasi, kapasitas produksi, biaya pengolahan, dan harga komoditas. Analis menilai dampak finansial lebih relevan dinilai dalam jangka menengah hingga panjang. BUMI sebelumnya mengakuisisi Loyal Metals senilai AUD 79,07 juta pada September 2026 dan aset lain di Australia. Analis Bumiputera Sekuritas Muhammad Thoriq Fadilla menilai ekspansi memperluas portofolio mineral, tetapi menyoroti arus kas operasi semester I-2026 yang minus US$ 64,84 juta dan liabilitas yang naik 23,4% menjadi US$ 1,64 miliar. Ia merekomendasikan selective buy BUMI pada Rp 139–Rp 140, dengan target Rp 146–Rp 158 dan stop loss di bawah Rp 135.