Anthropic, pengembang chatbot Claude, mencatat pendapatan 16,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 301,56 triliun pada kuartal III 2026, dengan asumsi kurs Rp 17.950 per dollar AS. Angka itu meningkat dari 11,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 208,22 triliun pada kuartal sebelumnya. Perusahaan dikabarkan menyampaikan kinerja tersebut kepada investor saat bersiap melakukan IPO yang dijadwalkan pada November 2026. Menurut laporan yang dikutip Kompas.com, perusahaan juga membukukan laba pada kuartal III berdasarkan perhitungan yang telah disesuaikan dan menyampaikan telah menghasilkan arus kas positif. Pendapatan Anthropic tercatat 4,7 miliar dollar AS pada kuartal I dan 11,6 miliar dollar AS pada kuartal II, sebelum naik menjadi 16,8 miliar dollar AS pada kuartal III, atau sekitar 44,8 persen dibanding kuartal sebelumnya. Perusahaan menghasilkan 1,70 dollar AS pendapatan untuk setiap 1 dollar AS yang dibelanjakan untuk daya komputasi pada kuartal III, menurut laporan Financial Times. Daya komputasi merupakan sumber daya pemrosesan untuk mengembangkan dan menjalankan model AI. The Wall Street Journal melaporkan investor memperkirakan pendapatan tahunan berdasarkan laju saat ini dapat mencapai 110 miliar dollar AS pada akhir 2026. Angka itu merupakan proyeksi annualized, bukan pendapatan yang sudah dibukukan setahun penuh.
Jelang IPO, Pendapatan Anthropic Melonjak Jadi Rp 301 Triliun
Anthropic mencatat pendapatan 16,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 301,56 triliun pada kuartal III 2026, naik dari 11,6 miliar dollar AS pada kuartal sebelumnya. Perusahaan dilaporkan bersiap melakukan IPO pada November 2026.
Diperbarui:

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Cadangan Devisa RI Cukup untuk 6 Bulan, CORE Wanti-wanti Arus Modal Keluar
CORE Indonesia mengingatkan pemerintah dan otoritas keuangan agar merespons gejolak pasar dengan cepat untuk mencegah arus keluar modal berkepanjangan. Cadangan devisa tercatat US$ 146,3 miliar pada akhir September 2026, setara 5,3 bulan impor atau mendekati enam bulan.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 16 Okt 2026, 23.52 WIB
0BI Antisipasi Arus Keluar Modal Asing, Cadev RI Tembus US$ 146,3 Miliar
Bank Indonesia memperkirakan arus keluar modal portofolio dapat berlanjut di tengah sentimen risk-off global dan penguatan dolar AS. BI menyebut cadangan devisa Indonesia mencapai US$ 146,3 miliar pada akhir September 2026 serta memaparkan langkah stabilisasi pasar dan nilai tukar.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 16 Okt 2026, 23.16 WIB
0Danantara Ungkap 5 Standar Baru Investasi Strategis di RI
Danantara menyatakan investasi strategis perlu dinilai bukan hanya dari imbal hasil finansial, tetapi juga dari kapasitas produksi, pekerjaan berkualitas, penguatan industri dan inovasi, pemerataan wilayah, serta ketahanan ekonomi jangka panjang.
Sumber Berita: Investor
Newsroom · 16 Okt 2026, 23.16 WIB
