Jasa Marga meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa, 13 Oktober. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan Direktur Layanan Yaya Ruhiya menghadiri kegiatan tersebut. Danantara Indonesia CX100 merupakan inisiatif untuk mengukur layanan badan usaha milik negara di sektor pelayanan publik. Penilaian mencakup delapan sektor layanan. Jasa Marga masuk sektor Infrastruktur Transportasi pada subklaster Railway & Toll Infrastructure. Evaluasi menggunakan tiga pilar pengalaman pelanggan, yaitu Effectiveness, Ease, dan Emotion. Pengumpulan data dilakukan melalui polling, survei daring, wawancara tatap muka, mystery shopping, wawancara mendalam, dan focus group discussion. Jasa Marga mengembangkan strategi Total Experience Excellence yang mengintegrasikan penguatan infrastruktur, pemanfaatan teknologi dan data, serta pengembangan budaya pelayanan. Implementasinya mencakup peningkatan kapabilitas karyawan, penyempurnaan perjalanan pengguna jalan, penguatan proses operasional, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan di ekosistem jalan tol. Strategi tersebut dijalankan melalui Smart Toll Road Ecosystem yang terhubung dengan Integrated Mobility Ecosystem. Perusahaan menyebut pemanfaatan kecerdasan buatan dan pemrosesan data pada Jasamarga Tollroad Command Center serta aplikasi Travoy sebagai bagian dari sistem digital terintegrasi. Upaya lainnya mencakup penyediaan sarana SPKLU, pengelolaan emisi, dan pemanfaatan rest area untuk mendukung UMKM serta rantai pasok logistik.
Jasa Marga Raih Top 10 BUMN Layanan Terbaik di CX100 Award 2026
Jasa Marga meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026. Perusahaan menyebut strategi Total Experience Excellence yang menggabungkan infrastruktur, teknologi, data, dan budaya pelayanan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengalaman pengguna jalan.
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Cermati Arah The Fed
Rupiah melemah 0,20% ke Rp17.938 per dolar AS pada Kamis (15/10/2026), sementara pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed di tengah inflasi dan risiko geopolitik.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.06 WIB
0Danantara Indonesia Trust Siapkan Dana Filantropi Rp1,79 Triliun per Tahun
Danantara Indonesia Trust berkomitmen mengalokasikan dana filantropi minimal US$100 juta atau setara Rp1,79 triliun per tahun untuk program sosial dan kesehatan.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
0Prodia (PRDA) Bakal Gelar Stock Split Saham Rasio 1:5
PT Prodia Widyahusada berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5. Perseroan menyebut langkah ini bertujuan memperluas basis investor dan membuat harga saham lebih terjangkau.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
