PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Rabu, 14 Oktober 2026. Rapat dijadwalkan berlangsung pukul 10.00–11.30 WIB di Kantor GoTo, Gedung Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan. Salah satu agenda meminta persetujuan pengurangan modal ditempatkan dan disetor dengan membatalkan 32.186.417.803 saham tresuri Seri A. Saham tersebut berasal dari pembelian kembali pada periode 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025. Saham hasil buyback itu sebelumnya direncanakan untuk program kepemilikan saham karyawan dan manajemen (ESOP/MSOP), tetapi perusahaan memutuskan mengalihkan penggunaannya untuk pengurangan modal. Agenda lainnya adalah permohonan persetujuan atas pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatan Wakil Direktur Utama. Manajemen menerima surat pengunduran diri tersebut pada 28 Agustus 2026.
Intip Agenda RUPSLB GOTO Hari Ini (14/10), Ada Pergantian Pengurus
RUPSLB GoTo pada 14 Oktober membahas pengurangan modal melalui pembatalan saham tresuri dan pengunduran diri Wakil Direktur Utama Catherine Hindra Sutjahyo. Perseroan meminta persetujuan pemegang saham atas kedua agenda tersebut.
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Cermati Arah The Fed
Rupiah melemah 0,20% ke Rp17.938 per dolar AS pada Kamis (15/10/2026), sementara pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed di tengah inflasi dan risiko geopolitik.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.06 WIB
0Danantara Indonesia Trust Siapkan Dana Filantropi Rp1,79 Triliun per Tahun
Danantara Indonesia Trust berkomitmen mengalokasikan dana filantropi minimal US$100 juta atau setara Rp1,79 triliun per tahun untuk program sosial dan kesehatan.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
0Prodia (PRDA) Bakal Gelar Stock Split Saham Rasio 1:5
PT Prodia Widyahusada berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5. Perseroan menyebut langkah ini bertujuan memperluas basis investor dan membuat harga saham lebih terjangkau.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
