IHSG ditutup melemah 0,17% atau 10,17 poin ke level 5.925,98 pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Untuk Rabu (14/10/2026), analis menilai pasar akan mencermati rilis CPI Amerika Serikat. Konsensus memperkirakan inflasi tahunan AS naik menjadi 3,6% dari 3,4% pada Agustus. Analis Herditya memperkirakan IHSG menguat dengan support 5.892 dan resistance 5.957.
IHSG Berpeluang Menguat pada Rabu (14/10), Simak Saham Pilihan Analis
IHSG ditutup turun 0,17% atau 10,17 poin ke level 5.925,98 pada Selasa (13/10/2026). Artikel membahas peluang penguatan dan saham pilihan analis untuk perdagangan berikutnya.
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Cermati Arah The Fed
Rupiah melemah 0,20% ke Rp17.938 per dolar AS pada Kamis (15/10/2026), sementara pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed di tengah inflasi dan risiko geopolitik.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.06 WIB
0Danantara Indonesia Trust Siapkan Dana Filantropi Rp1,79 Triliun per Tahun
Danantara Indonesia Trust berkomitmen mengalokasikan dana filantropi minimal US$100 juta atau setara Rp1,79 triliun per tahun untuk program sosial dan kesehatan.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
0Prodia (PRDA) Bakal Gelar Stock Split Saham Rasio 1:5
PT Prodia Widyahusada berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5. Perseroan menyebut langkah ini bertujuan memperluas basis investor dan membuat harga saham lebih terjangkau.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
