Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2026 di New York Mercantile Exchange berada di US$94,90 per barel pada pukul 07.34 WIB, naik 0,81% dari US$94,14 pada hari sebelumnya. Berita Kontan menyebut kenaikan tersebut dipicu meningkatnya serangan di Timur Tengah. Artikel juga menyatakan harga minyak Brent telah melonjak lebih dari 70% pada tahun ini karena perang AS-Iran mengacaukan pasar energi.
Harga Minyak Naik Rabu (14/10) Pagi, Dipicu Meningkatnya Serangan di Timur Tengah
Harga minyak naik pada perdagangan Rabu pagi. Kenaikan terjadi di tengah meningkatnya serangan di Timur Tengah dan kekhawatiran terhadap pasokan energi.
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Cermati Arah The Fed
Rupiah melemah 0,20% ke Rp17.938 per dolar AS pada Kamis (15/10/2026), sementara pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed di tengah inflasi dan risiko geopolitik.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.06 WIB
0Danantara Indonesia Trust Siapkan Dana Filantropi Rp1,79 Triliun per Tahun
Danantara Indonesia Trust berkomitmen mengalokasikan dana filantropi minimal US$100 juta atau setara Rp1,79 triliun per tahun untuk program sosial dan kesehatan.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
0Prodia (PRDA) Bakal Gelar Stock Split Saham Rasio 1:5
PT Prodia Widyahusada berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5. Perseroan menyebut langkah ini bertujuan memperluas basis investor dan membuat harga saham lebih terjangkau.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
