Harga minyak mentah dunia bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa (13/10/2026) waktu AS atau Rabu (14/10/2025) waktu Indonesia. Mengutip CNBC International, kontrak Brent turun 96 sen menjadi US$105,69 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) naik 40 sen menjadi US$94,14 per barel. Investor mempertimbangkan prospek tambahan pasokan Rusia dan perkembangan konflik Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump melonggarkan sanksi terkait pembatasan pasokan diesel Rusia sehingga bahan bakar itu dapat diperdagangkan kembali dan dipasok ke pasar AS serta global selama enam bulan. Sejumlah anggota parlemen AS mengkritik langkah tersebut karena dinilai dapat melemahkan sanksi atas perang Rusia di Ukraina. Goldman Sachs memperkirakan tambahan pasokan diesel Rusia sebesar 800.000 metrik ton atau sekitar 6 juta barel hanya menurunkan harga grosir diesel di Gulf Coast AS dan Eropa US$1–US$2 per barel. Persediaan diesel AS turun 14% secara tahunan dan stok di China turun 11%. Ekspor melalui jalur laut turun 1,4 juta barel per hari atau 20% secara tahunan, menyusul penurunan produksi diesel global selama tujuh bulan berturut-turut. Artikel juga menyebut serangan Houthi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, yang menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang. Di Indonesia, ESDM menetapkan rata-rata Indonesian Crude Price September 2026 sebesar US$112,81 per barel, naik US$23,38 dari Agustus. Dirjen Migas Laode Sulaeman mengaitkan kenaikan dengan ketegangan Timur Tengah, risiko gangguan pasokan dan keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Ekspor minyak melalui rute itu sempat turun hingga 28% dibanding Juli. Penundaan kuota OPEC+ serta serangan terhadap fasilitas energi juga memperketat pasokan. Pemerintah menyatakan akan memantau harga minyak untuk menjaga ketahanan energi.
Harga Minyak Dunia Bergerak Beda Arah: Brent Turun ke US$105,69, WTI Menguat
Harga minyak bergerak bervariasi di tengah prospek tambahan pasokan Rusia dan ketegangan Timur Tengah. Brent turun, sedangkan WTI menguat; pasar diesel tetap menghadapi tekanan pasokan.

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Cara Cek Bansos KTP Oktober 2026, Cukup Masukkan NIK untuk Lihat Penerima
Pengecekan status penerima bansos Oktober 2026 dapat dilakukan secara daring menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Data yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Gaji PNS, Ekonom Soroti Keamanan Sistem
Ekonom Rahma Gafmi menyoroti rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penyalur gaji dan pensiun PNS. Ia meminta pemerintah memperjelas tujuan kebijakan serta memastikan infrastruktur, tata kelola, dan keamanan sistemnya.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Cerita Bos Kawan Lama Pilih AZKO dan Tinggalkan ACE Hardware
CEO ruparupa sekaligus Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Teresa Wibowo menceritakan keputusan Kawan Lama Group mengakhiri kerja sama waralaba ACE Hardware dan mengembangkan merek sendiri, AZKO. Pertimbangannya mencakup persyaratan kerja sama dan strategi jangka panjang perusahaan.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
