Koreksi harga emas dunia berpotensi membebani prospek kinerja emiten produsen emas. Mengutip Trading Economics, harga emas sempat turun di bawah US$ 4.000 per ons troi pada Jumat (23/10), ke US$ 3.994. Pada Senin (26/10) pukul 20.10 WIB, harga rebound 0,50% ke US$ 4.014. Dalam sebulan harga turun 2,39%, sedangkan sejak awal tahun turun 7,01%. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan harga yang lebih rendah dapat menekan harga jual rata-rata dan margin keuntungan. Namun, penurunan harga emas tidak otomatis menurunkan kinerja seluruh emiten karena struktur biaya produksi, volume penjualan, cadangan, serta strategi lindung nilai berbeda-beda. Prospek juga dipengaruhi arah harga emas global, suku bunga AS, dolar AS, serta permintaan aset safe haven. Analis Panin Sekuritas Elandry Pratama menilai prospek sektor masih menarik dalam jangka menengah, tetapi koreksi berkepanjangan dapat menekan margin, laba, dan kelayakan ekspansi. ARCI, PSAB, dan BRMS dinilai lebih sensitif terhadap pelemahan emas; ANTM relatif lebih defensif karena diversifikasi, sedangkan MDKA juga ditopang tembaga dan nikel. Nafan menyarankan investor mencermati biaya produksi per ons, volume produksi, utang, arus kas operasional, serta valuasi. Pembelian bertahap dan penyesuaian porsi terhadap profil risiko dinilai lebih tepat daripada keputusan karena FOMO. Ia menyarankan akumulasi beli AMMN dan UNTR dengan target masing-masing Rp 28.575 dan Rp 6.425, serta add ANTM dengan target Rp 3.470. Elandry menyebut ANTM sebagai opsi lebih terdiversifikasi dan MDKA cocok bagi investor dengan toleransi risiko lebih tinggi.
Harga Emas Turun, Kinerja Emiten Terancam Menyusut
Diperbarui:
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Oktober 2026 Naik, Ini Rincian Terbarunya
Kompas
schedule31 menit yang lalu · 10.34 WIBvisibility0menu_book1 mnt
Harga emas Antam pada 27 Oktober 2026 naik Rp 10.000 menjadi Rp 2.550.000 per gram, menurut laman Logam Mulia. Artikel juga merinci harga berdasarkan berat serta pajak pembelian dan penjualan kembali.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 27 Okt 2026, 10.34 WIB

Menhub Dengar Keluhan Tiket Pesawat Mahal, Singgung Harga Avtur dan Pelemahan Rupiah
Kompas
schedule31 menit yang lalu · 10.34 WIBvisibility0menu_book1 mnt
Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi menyebut harga avtur dan nilai tukar rupiah sebagai sejumlah faktor yang berkaitan dengan mahalnya tiket pesawat. Pemerintah menyiapkan insentif PPN ditanggung pemerintah untuk tiket penerbangan domestik kelas ekonomi saat periode Nataru.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 27 Okt 2026, 10.34 WIB

Danantara Targetkan Investasi Industri Strategis Rp 555,1 Triliun dalam 3 Tahun
Kompas
schedule31 menit yang lalu · 10.34 WIBvisibility0menu_book1 mnt
Danantara memprioritaskan pengembangan semikonduktor dan material maju sebagai bagian dari portofolio proyek strategisnya. Lembaga itu menyiapkan investasi industri strategis senilai 20 miliar hingga 30 miliar dollar AS dalam dua sampai tiga tahun ke depan.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 27 Okt 2026, 10.34 WIB
