JAKARTA, investor.id – Harga emas batangan dalam pecahan kecil dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) berupa produk Emasku, Lotus Archi, dan MiniGold kompak terpangkas pada Kamis (16/10/2026). Emas batangan dalam pecahan kecil semakin diminati oleh investor ritel. Selain harganya lebih terjangkau, emas ukuran kecil memudahkan masyarakat untuk berinvestasi secara bertahap sesuai kemampuan finansial. Berdasarkan data terbaru dari masing-masing penyedia emas batangan pecahan kecil, harga beli emas BSI hari ini terlihat jatuh Rp 10.000 ke level Rp 2.485.000 per gram. Sedangkan harga jual emas terpangkas Rp 10.000 ke level Rp 2.385.000 per gram. Sementara itu, harga Emasku dari HRTA turun sebesar Rp 3.000 ke level Rp 2.459.000 per gram. Untuk harga beli kembali (buyback) Emasku juga terpangkas sebanyak Rp 3.000 ke level Rp 2.329.000. Adapun harga emas Lotus Archi pecahan 1 gram terlihat anjlok sebanyak Rp 11.000 ke level Rp 2.497.000 per gram, sedangkan harga beli kembali (buyback) melemah sebanyak Rp 3.000 ke level Rp 2.327.000 per gram. Kemudian, harga emas Minigold pecahan 1 gram terlihat jatuh Rp 10.000 ke level Rp 2.586.000 per gram dan harga beli kembali (buyback) terpangkas Rp 10.000 ke level Rp 2.261.000 per gram. Berikut daftar lengkap harga emas batangan dalam pecahan kecil dari sejumlah produsen pada hari ini, Kamis (15/10/2026):
Harga Emas Hari Ini, Kamis 15 Oktober 2026, di BSI, HRTA, Lotus Archi & Minigold
Harga emas pecahan kecil dari BSI, HRTA, Lotus Archi, dan MiniGold kompak turun pada Kamis, 15 Oktober. Harga beli BSI turun Rp10.000 menjadi Rp2.485.000 per gram; harga produk lain dan buyback juga melemah.
Diperbarui:

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Cermati Arah The Fed
Rupiah melemah 0,20% ke Rp17.938 per dolar AS pada Kamis (15/10/2026), sementara pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed di tengah inflasi dan risiko geopolitik.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.06 WIB
0Danantara Indonesia Trust Siapkan Dana Filantropi Rp1,79 Triliun per Tahun
Danantara Indonesia Trust berkomitmen mengalokasikan dana filantropi minimal US$100 juta atau setara Rp1,79 triliun per tahun untuk program sosial dan kesehatan.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
0Prodia (PRDA) Bakal Gelar Stock Split Saham Rasio 1:5
PT Prodia Widyahusada berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5. Perseroan menyebut langkah ini bertujuan memperluas basis investor dan membuat harga saham lebih terjangkau.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
