Danantara Indonesia Trust berkomitmen mengalokasikan dana filantropi minimal US$100 juta atau setara Rp1,79 triliun per tahun untuk mendukung program sosial hingga kesehatan. Rosan Roeslani menyampaikan komitmen tersebut pada peringatan satu tahun Danantara Indonesia Trust di Jakarta, Kamis (15/10/2026). Ia mengatakan Danantara Indonesia, yang mengelola aset negara untuk menciptakan nilai jangka panjang, mendedikasikan sebagian nilainya untuk dampak sosial. Salah satu program yang disebut dalam artikel adalah Bakti Sehat Nusantara, yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat tenaga kesehatan melalui perencanaan, pendidikan, dan penempatan di wilayah prioritas. Pada tahap awal, bantuan biaya pendidikan ditujukan kepada 1.343 tenaga medis dan kesehatan: 358 penerima pada 2026 dan 985 pada 2027. Program tersebut mencakup 70 puskesmas, 131 rumah sakit daerah, dan 25 rumah sakit vertikal.
Danantara Indonesia Trust Siapkan Dana Filantropi Rp1,79 Triliun per Tahun
Danantara Indonesia Trust berkomitmen mengalokasikan dana filantropi minimal US$100 juta atau setara Rp1,79 triliun per tahun untuk program sosial dan kesehatan.
Diperbarui:

Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Cermati Arah The Fed
Rupiah melemah 0,20% ke Rp17.938 per dolar AS pada Kamis (15/10/2026), sementara pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed di tengah inflasi dan risiko geopolitik.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.06 WIB
0Prodia (PRDA) Bakal Gelar Stock Split Saham Rasio 1:5
PT Prodia Widyahusada berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5. Perseroan menyebut langkah ini bertujuan memperluas basis investor dan membuat harga saham lebih terjangkau.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
0Low Tuck Kwong Borong 100 Juta Saham BYAN Senilai Rp1,12 Triliun
Direktur Utama Bayan Resources Low Tuck Kwong membeli sekitar 100 juta saham BYAN senilai Rp1,12 triliun untuk tujuan investasi. Setelah transaksi, kepemilikan sahamnya meningkat menjadi 10,25% dari hak suara.
Sumber Berita: Bisnis Indonesia
Newsroom · 15 Okt 2026, 21.21 WIB
