Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai memberlakukan batas harga minimum saham Rp1 per saham pada Senin, 28 September 2026. Ketentuan ini menggantikan batas sebelumnya sebesar Rp50 dan berlaku di Pasar Reguler serta Pasar Tunai. Perubahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00136/BEI/09-2026 tentang perubahan Peraturan Nomor II-A. BEI menyebut kebijakan ini ditujukan untuk memperluas rentang perdagangan, meningkatkan kualitas pembentukan harga (price discovery), mendorong likuiditas, dan memberi fleksibilitas lebih besar bagi investor. Selama masa transisi hingga 31 Desember 2026, saham pada rentang Rp1-Rp10 memiliki ARA dan ARB masing-masing Rp1. Untuk harga di atas Rp10 hingga Rp200, ARA ditetapkan 35 persen dan ARB 15 persen. Rentang di atas Rp200 hingga Rp5.000 memiliki ARA 25 persen dan ARB 15 persen, sedangkan harga di atas Rp5.000 memiliki ARA 20 persen dan ARB 15 persen. Mulai 1 Januari 2027, beberapa ketentuan ARB berubah. Batas Rp1 merupakan batas bawah perdagangan, bukan target harga atau jaminan saham turun ke level tersebut. Investor tetap perlu memperhatikan risiko volatilitas, terutama pada saham berharga rendah, serta membedakan aturan masa transisi dan ketentuan setelahnya.
Batas Harga Minimum Saham Rp1 Berlaku Mulai Hari Ini
BEI menurunkan batas bawah harga saham dari Rp50 menjadi Rp1 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Oleh Admin Investalearning··1 menit baca

Sumber: CNN
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
0Ekonomi
Zulhas Sebut Surplus Dagang dan NTP 131 Jadi Modal Dua Tahun Prabowo
Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan US$7,25 miliar dan NTP meningkat menjadi 131, optimis perkuat ekspor dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber Berita: CNN
Newsroom · 15 Okt 2026, 15.56 WIB
0Ekonomi
Taspen Tunggu Arahan soal Wacana Dana Pensiun PNS Disalurkan Koperasi
PT Taspen (Persero) masih menunggu arahan pemerintah terkait wacana penyaluran gaji dan dana pensiun PNS melalui koperasi.
Sumber Berita: CNN
Newsroom · 15 Okt 2026, 15.56 WIB
0Ekonomi
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.248 T pada Agustus 2026
Utang luar negeri (ULN) RI mencapai US$459,3 miliar atau Rp8.248 triliun pada Agustus 2026, naik dibandingkan ULN Juli yang Rp8.166,22 triliun.
Sumber Berita: CNN
Newsroom · 15 Okt 2026, 15.56 WIB
