Investor asing terus mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/10/2026). Asing kali ini menyerok saham ASII dan TINS. Net buy asing di seluruh pasar hari ini mencapai Rp 570,4 miliar. Dengan demikian, total transaksi jual bersih (net sell) asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 84,2 triliun – berdasarkan data BEI. Net buy asing terbesar di pasar reguler dialami saham PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 44,7 miliar. Selain saham ASII, asing juga mengakumulasi saham PT Timah Tbk (TINS). Net buy asing pada saham TINS senilai Rp 35,2 miliar. Sebaliknya, net sell terbanyak oleh investor asing terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp 120 miliar. Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup melemah 10,17 poin (0,17%) ke level 5.925,9. Sebanyak 331 saham naik, 345 saham turun, dan 287 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 10,5 triliun. Pilarmas menegaskan, investor juga menantikan rilis data inflasi AS periode September untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed. Di tengah ketidakpastian tersebut, lanjut Pilarmas, Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1%, naik 0,1 poin persentase dari proyeksi Juli.