Laporan Chainalysis mencatat aktivitas kripto Singapura mencapai US$284 miliar pada Juli 2025–Juni 2026, tumbuh 55,4% secara tahunan ketika aktivitas pasar kawasan Central & Southeast Asia and Oceania (CSAO) turun 6,8%. Aktivitas melalui platform institusional di Singapura meningkat 94% menjadi US$60 miliar, termasuk layanan market maker, broker institusional, dan transaksi over-the-counter. Data OJK menunjukkan akun konsumen pedagang aset keuangan digital di Indonesia mencapai 23,21 juta pada Agustus 2026, naik 1,23% dari Juli. Nilai transaksi kripto domestik mencapai Rp23,16 triliun, naik 12,87% dari Rp20,52 triliun. Data tersebut belum merinci kontribusi investor institusional atau pemanfaatan aset digital untuk kebutuhan bisnis. CEO dan Founder FLOQ Yudhono Rawis mengatakan tantangannya adalah mengembangkan basis pengguna dan transaksi menjadi ekosistem yang menarik institusi serta memiliki penggunaan lebih luas. Ia menyebut tokenisasi aset, stablecoin, pembayaran lintas negara, kustodian, dan integrasi dengan sistem keuangan sebagai area yang berpotensi dikembangkan. OJK telah menyetujui 34 entitas dalam ekosistem perdagangan aset kripto dan mengembangkan regulatory sandbox untuk menguji model bisnis, termasuk tokenisasi emas, surat berharga, manfaat kepemilikan properti, serta stablecoin rupiah. Chainalysis mencatat aktivitas institusional di kawasan CSAO sebesar US$152,3 miliar, tumbuh 40% tahunan dan mencapai 18,9% dari aktivitas kripto kawasan pada akhir kuartal II/2026. Pengembangan layanan di Indonesia, menurut artikel, memerlukan infrastruktur, model bisnis, dan kerangka regulasi yang memadai.
Aktivitas Kripto Singapura Tumbuh 55% Salip RI Merebut Pasar Institusi
Aktivitas kripto Singapura mencapai US$284 miliar dan tumbuh 55,4% pada periode Juli 2025–Juni 2026, ditopang peningkatan transaksi institusional. Indonesia memiliki basis pengguna besar, tetapi data yang dikutip belum menunjukkan kontribusi investor institusi.
Analisis Dampak Berita
Masuk untuk meminta analisis dampak berita ini.
MasukKomentar (0)
Masuk untuk memberikan komentar.
Baca juga
Investor Pasar Modal Lampaui 30 Juta SID, BEI Terus Dorong Reformasi dan Pendalaman Pasar
Pada penutupan perdagangan 7 Agustus 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 30.274.265 SID, sedangkan investor saham mencapai 10.052.059 SID. BEI menyebut pertumbuhan ini berlangsung seiring upaya reformasi, peningkatan keterhubungan emiten-investor, dan pendalaman pasar.
Sumber Berita: Bursa Efek Indonesia (IDX)
Newsroom · 16 Okt 2026, 00.53 WIB
0Cara Cek Bansos KTP Oktober 2026, Cukup Masukkan NIK untuk Lihat Penerima
Pengecekan status penerima bansos Oktober 2026 dapat dilakukan secara daring menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial. Data yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
0Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Gaji PNS, Ekonom Soroti Keamanan Sistem
Ekonom Rahma Gafmi menyoroti rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penyalur gaji dan pensiun PNS. Ia meminta pemerintah memperjelas tujuan kebijakan serta memastikan infrastruktur, tata kelola, dan keamanan sistemnya.
Sumber Berita: Kompas
Newsroom · 15 Okt 2026, 23.27 WIB
